Friday, May 6, 2011

rimas





hati gundah jiwa resah,

mata meliar keliling pandang,

dada turun naik mengemis udara,

kaki bagai roda terus berputar..dan berputar.


suhu dingin langsung tidak membias diri,

neuron otak pantas bergerak mencari jalan,

peluh dingin membelai rakus tubuh pucuk muda,

"ah, aku rimas!RIMAS!!".


pada detik itu,

setiap inci tanah bagai tidak membawa apa2 makna,

setiap ruang udara bagai racun penyumbat luka,

kala itu, masa menjadi pemburu kijang di hujung tanjung.



kalian tahu itu apa?

itu dosa yang meronta mahu dilepaskan keluar dari penjara dunia.